Klik Disini
BREAKING

Wednesday, 6 January 2016

Robikin Emhas: Pilkada Telah Sesuai 'Relnya'





JAWATIMURPOST, MALANG – Robikin Emhas, kuasa hukum pasangan calon (paslon) Cabup-Cawabub Kabupaten Malang nomor urut satu, Rendra-Sanusi yang menjadi pihak terkait dalam gugatan yang diajukan tim paslon nomor urut dua, Dewanti-Masrifah menganggap bahwa pelaksanaan Pilkada telah di jalur yang benar.

Pria yang pernah menjadi kuasa hukum KPU RI dalam gugatan di Pilpres 2014 lalu bersama Adnan Buyung Nasution ini beranggapan bahwa pelaksanaan pilkada Kabupaten Malang telah sesuai 'relnya'.

"Secara umum pelaksanaan pilkada Kabupaten Malang telah memenuhi asas Luber (langsung, Umum, Bebas, Rahasia.red)," ujar Robikin Emhas kepada MALANGTIMES, Rabu (6/1/2016)

Dan juga, lanjutnya, dalam pelaksanaan pilkada yang pemungutan suaranya dilaksanakan serentak 9 Desember 2015 lalu telah memenuhi asas Jurdil atau jujur dan adil. "Prinsip fairness atau jurdil juga telah terpenuhi," tambahnya. 

Hal itu menjawab pernyataan kuasa hukum tim pemenangan paslon Dewanti-Masrifah atau Malang Anyar yang beranggapan bahwa Pilkada Kabupaten Malang telah cacat hukum karena terjadi banyak pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara maupun salah satu paslon. (*)

Sumber : Jatimtimes.com

Tuesday, 5 January 2016

Komunikasi UMM Berhasil Hattrick Sebagai Best Schools of Communication




JAWATIMURPOST, MALANG – Untuk ketiga kalinya Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali dianugerahi Indonesia Best Schools Communication versi Majalah Mix tahun 2015.

Penghargaan ini didasarkan hasil survei sepanjang tahun terhadap kampus di Indonesia yang memiliki Pendidikan Komunikasi dan Manajemen setara S1 dengan status akreditasi A. Penilaian berdasarkan prestasi yang diraih, fasilitas, sarana dan prasarana yang disedikan kampus untuk mahasiswa.

Selain itu, tim Majalah Mix juga melakukan wawancara pada stakeholders kampus, yang terdiri dari calon mahasiswa, para orangtua, serta praktisi human resource di berbagai perusahaan di Indonesia yang menggukan jasa lulusan perguruan tinggi yang disurvei.

Ketua Prodi Ketua Prodi Komunikasi UMM, Sugeng Winarno mengatakan anugerah yang sudah diraih sejak 2013 ini memang layak diberikan kepada UMM, sebab setiap tahun UMM terus memperbaiki mutu pendidikan hingga infrastruktur perkuliahan. 

"Semua perbaikan dan peningkatan mutu dilakukan agar kualitas mahasiswa komunikasi UMM semakin baik," kata dia, Jumat (18/12/2015).

Menurutnya, anugerah ini merupakan bukti bahwa UMM telah diakui dan mampu bersaing dengan universitas besar dan ternama lainnya. 

Dalam penghargaan ini, UMM mendapat penghargaan bersama Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. 

"UMM merupakan satu-satunya kampus di Malang yang meraih penghargaan versi Majalah Mix ini," tutupnya.

Mix Marketing Communication merupakan majalah komunikasi pemasaran berpusat di Jakarta yang setiap tahunnya mengupas sekolah-sekolah S1 ilmu komunikasi dan pemasaran terbaik di Indonesia. (*)

Sumber : jatimtimes.com

Tahun Ini, Perekonomian Jatim Diprediksi Lampaui Nasional


JAWATIMURPOST, SURABAYA – Perekonomian Jawa Timur pada tahun ini diprediksi akan membaik, bahkan bisa mencapai level di atas pertumbuhan nasional. Hal itu diyakini ekonom Universitas Airlangga Surabaya, Soebagyo.

"Saya optimistis dengan pertumbuhan ekonomi di Jatim yang makin membaik, bahkan di atas pertumbuhan nasional. Terlihat selama ini Jatim telah menorehkan capaiannya di atas nasional," ujarnya.

Optimisme itu didasarkan banyak faktor, di antaranya sumber daya yang relatif cukup untuk selalu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, sektor industri juga menjadi faktor yang paling kuat dalam peningkatan perekonomian di Jatim.

Selain industri, sektor pertanian menjadi penyumbang kedua karena sektor tersebut menjadi spesifikasi di Jatim, khususnya padi. Apalagi selama ini hasil pertanian Jatim selalu surplus, bahkan sampai bisa menyuplai daerah lain.

"Sektor pertanian di Jatim seakan menjadi tulang punggung perekonomian Jatim ketika kondisi industri sedang mengalami pelemahan seperti yang terjadi sepanjang tahun 2015. Oleh karena itu, sektor pertanian harus mendapat perhatian lebih," tukasnya.

Tak hanya itu, sektor perdagangan dan perhotelan juga menjadi faktor berikutnya karena Jatim memiliki banyak keunggulan dengan lokasinya yang sangat strategis. Karena itu ia memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh sekitar 5,3 persen, dan perekonomian Jatim bisa tumbuh sekitar 5,6-5,8 persen. (*)

Sumber : jatimtimes.com

Bondowoso Target Produksi Beras Sebesar 385 Ribu Ton




JAWATIMURPOST, BONDOWOSO – Dinas Pertanian Bondowoso, Jawa Timur telah menetapkan target produksi beras 385 ribu ton di tahun ini. Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Hindarto mengatakan, angka tersebut lebih tinggi 10 persen dibanding target tahun 2015 lalu.

“Tahun 2015 lalu kita target 365 ribu ton dan itu hasilnya melebihi target. Tahun ini naik menjadi 385 ribu ton,” kata Hindarto, Selasa (5/1/2015).

Kata Hindarto untuk mencapai target tersebut pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi diantaranya peningkatan produktivitas lahan, peningkatan areal tanam, pembenahan saluran irigasi hingga penggunaan teknologi pertanian tepat guna.

“Selain itu kami juga masih punya program-program yang bekerjasama dengan TNI AD dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan yang sudah dicanangkan Pemerintah,” pungkasnya.

Bondowoso sediri merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang menyandang predikat Lumbung Pangan Nasional. Ini tak lepas dari capaian produksi beras di Bondowoso yang setiap tahun selalu mengalami surplus.

Catatan Dinas Pertanian menunjukkan dari tahun ke tahun produksi beras selalu mengalami kenaikan hingga 10%. Tahun 2015 lalu, Bondowoso kembali berhasil melampaui target produksi yang ditentukan di awal tahun. Dari target 365 ribu ton, terlampaui hingga 415 ribu ton di akhir tahun. (*)

Tak Berhenti di MK, Malang Anyar Laporan ke KPK




JAWATIMURPOST, MALANG – Tim kuasa hukum pasangan calon (paslon) Cabup-Cawabub Kabupaten Malang atau tim Malang Anyar mengaku perjuangannya dalam memperjuangkan keadilan untuk paslon Dewanti-Masrifah tidak akan berhenti di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama pilkada Kabupaten Malang tidak hanya terkait sengketa hasil yang nantinya diproses di MK, tetapi pelanggaran lain akan kami laporkan ke pihak terkait," ungkap Andy Firasadi, Kuasa Hukum Malang Anyar kepada MALANGTIMES, Rabu (6/1/2016)

Pelanggaran diluar sengketa hasil yang dimaksud seperti dugaan penyalahgunaan APBD Kabupaten Malang untuk pemenangan salah satu paslon, juga terkait adanya pengerahan aparatur negara atau PNS untuk memilih salah satu paslon. 

"Untuk penyalahgunaan APBD akan kami lanjutkan dengan laporan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi.red)," tegasnya. 

Untuk itu, pihaknya menegaskan akan berjuang 'mati-matian' untuk mendapatkan keadilan. "Tetap tegak lurus, dan kami nyatakan perang terhadap pelanggaran di Pilkada," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam Pilkada Kabupaten Malang yang diselenggarakan 9 Desember 2015 lalu, KPU menetapkan pasangan nomor urut satu Rendra Kresna-Sanusi keluar menjadi pemenang dengan suara 605.817.

Kemudian, pasangan nomor urut dua Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi mendapat 521.928 suara. Di posisi terakhir, pasangan nomor tiga Nurcholis-Muhammad Mufidz hanya mampu meraih 45.723 suara.(*)

Sumber : jatimtimes.com

Ini Daftar Harga Baru Premium, Solar, Pertamax hingga Elpiji


JAWATIMURPOST- Pemerintah menunda ketentuan Dana Ketahanan Energi atau 'pungutan' BBM. Hal ini membuat harga premium besok di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) Rp 7.050/liter, dan di luar Jamali Rp 6.950/liter.


"Premium non Jamali dari Rp 7.300/liter turun menjadi Rp 6.950/liter. Sedangkan Premium di Jamali dari Rp 7.400/liter turun jadi Rp 7.050/liter," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto, di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat sebagaimana dilansir detik.com, Senin (4/1/2016).



Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, dalam pesan singkatnya mengkoreksi harga solar yang diumumkan.



"Harga solar Rp 5.650/liter. Harap dikoreksi," tutup Wiratmaja.



Dwi menambahkan, Pertamina juga akan turunkan produk-produk yang lain. Seperti Pertalite turun Rp 350 dari Rp 8.250 ke Rp 7.900, Pertamax di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat turun dari Rp 8.650 jadi 8.500. Pertamax wilayah DI Yogyakarta turun dari Rp 8.750 jadi Rp 8.600.



Harga Pertamax Jawa Timur turun dari Rp 8.750 jadi Rp 8.600, Pertamax plus DKI Jakarta turun dari Rp 9.650 ke Rp 9.400, Pertamina Dex di DKI Jakarta dari Rp 9.850 ke Rp 9.600, solar non PSO dari Rp 8.300 ke Rp 8.050.



"Harga Elpiji 12 kg rata-rata nasional turun Rp 5.800 per tabung. Elpiji 12 kg untuk Jabodetabek turun Rp 5.600 per tabung. Bright Gas 12 kg turun Rp 4.800 per tabung," ungkap Dwi.



Ia menambahkan lagi, harga Bright Gas ukuran 5,5 kg di Jabodetabek turun Rp 4500 per tabung. Ease gas ukuran 9 kg di Jabodetabek turun Rp 5.000 per tabung, Ease Gas 12 kg turun Rp 6.000 per tabung, Ease gas 14 kg turun Rp 8.000 per tabung," tutup Dwi.



Ketentuan harga baru ini seluruhnya berlaku mulai Selasa (5/1/2016).

Sumber : Lintas Madura News


Pasca Tersangka Kasus Pencabulan, Wisnu Dilantik Jadi Kepala BPBD Sampang


JAWATIMURPOST- Pasca pemnjadi tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur pada 2014 lalu, Wisnu Hartono dilantik kembali menjadi kepala BPBD oleh Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Selasa (5/1/2016). Pelantikan dilakukan karena Wisnu dinyatakan menerima Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Polrestabes Surabaya.


"Perkembangan kasus penyidikan melibatkan Wisnu ternyata dua alat buktinya kurang, sehingga Polrestabes Surabaya yang menangani perkara itu mengeluarkan SP3," ucap Fadhilah Budiono kepada sejumlah awak media usai melakukan pelantikan di aula Pemkab Sampang.



Lanjut Fadhilah, dasar pelantikan dilakukan setelah dikeluarkannya SP3 beberapa minggu lalu. Bahkan, gelar perkara terakhir oleh Polrestabes Surabaya menyatakan Wisnu Hartono tidak terbukti atas kasus pencabulan.



Disinggung alasan BPBD Sampang kembali dijabat oleh Wisnu Hartono, Wabub menegaskan bahwa Wisnu saat tersandung kasus pencabulan hanya dilengserkan sementara.



Terpisah, Kepala BPBD Sampang Wisnu Hartono yang baru saja dilantik mengaku siap untuk melanjutkan program kerja yang direncanakan pejabat pelaksanan tugas sebelumnya. "Untuk kasusnya memang sudah SP3," singkatnya sambil meninggalkan kerumunan awak media.



Sebelumnya, Wisnu Hartono ditangkap oleh Polisi Polrestabes Surabaya, Sabtu (20/12/2014) lalu di rumahnya, kemudian  ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur dengan dijerat pasal 12 Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.



Wisnu diduga mesum dengan MK (15) seorang siswi kelas 3 SMP asal Lamongan. Penyidik Polrestabes Surabaya juga menahan empat orang tersangka lain yang bertindak sebagai mucikari, di antaranya Sofia alias Via (22), asal Lamongan, Hadi alias Ega (29), warga Sampang, Nurul alias Nuri (29), dan Syaiful (30), warga Sampang, Madura.

Sumber : Lintas Madura News


 
Copyright © 2013 JAWA TIMUR POST
Design by FBTemplates | Distributed by Kaizentemplate.